Hunt : Aku Menyukainya!

~unedited version~ “Kesendirian ada bukan karna tak ada tapi karna tak mau” Aku sangat menyukai musik. tentu saja karena musik, lebih tepatnya lagu, satu-satunya hal yang bisa kunikmati dengan inderaku. aku tak menyukai olahraga, dan aku membenci semua yang harus menggunakan anggota tubuh untuk bergerak. Aku lebih menyukai lagu mellow, termasuk musik romance tentunya. Mungkin […]

Queen and The White Boy

The Lost Princess Seorang puteri dari negara yang kalah perang. kabur menyamar menjadi budak. Gadis feminim yang berubah 180 derajat, menjadi pria yang sangat gagah Berjalan jauh menuju gunung di sebelah timur, mempelajari pedang dan taktik berperang. Dunia itu sangat luas. magic? ilmu hitam?sihir? apakah benar-benar ada? dia membutuhkan seorang pengikut. Legenda seorang Ilena  yang […]

Hunt : Hanya Sebuah Game

~unedited version~ “Game hanyalah sebuah game, tidak lebih dan tidak kurang” Tetapi pada dasarnya game hanyalah sebuah game. Bahkan di game ini hanya menghasilkan sedikit uang tidak sebanding dengan pengeluaran uang untuk membeli item pada game. Mungkin hanya player-player kelas atas tertentu yang memang menjadikan game ini sebagai pencaharian utama untuk memperoleh keuntungan dari game […]

Hunt : Abad-22

~unedited version~ “Kau hidup di dunia baru, dimana game menjadi topik obrolan terpopuler” Sekolahku adalah sekolah kelas menengah-atas. Fasilitasnya boleh dikatakan cukup lengkap. setikdaknya aku mencari sekolah yang menerima tubuhku. dan sekolah ini? uang adalah syarat utama masuk ke sekolah ini. Setidaknya sejak aku kecil aku telah menghasilkan uang elektronik begitu banyak. jadi aku tak […]

Hunt : No One

~unedited version~ “Aku hanyalah sebuah batu yang bergerak dengan bantuan angin.” Tubuhku, aku membencinya. kurus tak berdaya bertumpu pada kursi roda. seluruh tubuhku tak bisa digerakkan. hanya inderaku saja yang masih berfungsi. untungnya saja aku hidup di abad 22, Manusia telah menciptakan kursi roda yang dapat bergerak sesuai keinginanku, alat ini mengubah sinyal di otakku […]