Hunt : Hanya Sebuah Game

~unedited version~

“Game hanyalah sebuah game, tidak lebih dan tidak kurang”

Tetapi pada dasarnya game hanyalah sebuah game. Bahkan di game ini hanya menghasilkan sedikit uang tidak sebanding dengan pengeluaran uang untuk membeli item pada game. Mungkin hanya player-player kelas atas tertentu yang memang menjadikan game ini sebagai pencaharian utama untuk memperoleh keuntungan dari game ini. Sisanya? mungkin hanya untuk bersenang-senang, malah menghabiskan uang untuk menjadi nomer satu di game, tujuan yang umum. bahkan IU mengatakan tak ada yang dapat menjadi nomer satu karena penilaian IU sangat kompleks, sehingga IU hanya dapat menilai player yang menduduki peringkat atas dan jumlahnya ratusan.

Seperti beberapa orang, sepertinya aku salah satu yang tidak peduli dengan game itu saat ini. Ketika mereka semua membicarakan game ini, bukan hanya bermain bersama ,bahkan sepertinya obrolan mereka tak jauh-jauh dari game yang katanya terlaris. Ya, aku hanya diam ketika mereka semua membicarakan hal itu. aku memilih untuk tak mau tahu, bukan karena aku tak tahu tentang game itu, hanya saja aku benar-benar tak senang membicarakan game di dunia nyata, rasanya seperti hidup kita memang semua tentang dunia maya itu. Tapi tetap saja, aku tak akan menjadi belaga munafik, aku mengakui dunia maya lebih menyenangkan dibanding dengan dunia nyata. Tapi pertanyaannya adalah ketika berada di dunia maya, apakah kita akan terjerumus kedalamnya, meninggalkan dunia nyata dan menggantinya menjadi dunia maya. Apakah tujuan kita berubah?, hidup hanya untuk menjadi no 1 di game. Apakah dunia maya akan mempengaruhi emosi kita di dunia nyata? mengubah kepribadian kita? membuat diri kita tertutup? atau mungkinkah sebaliknya? melalui dunia nyata kita mengenal banyak orang dan berinteraksi dengan mereka. Melalui dunia ini, salah satu yang kita rasakan adalah bahagia, dan itu adalah hal positif yang kita, para manusia selalu inginkan.

Bahkan ketika dahulu kala game kebanyakan dimainkan oleh laki-laki karena wanita berusaha menghias diri, sekarang? tak ada perbedaan di antara dua jenis itu. Harapan munafik kebanyakan manusia adalah dikenal banyak orang, menjadi orang yang terkenal, menjadi orang yang terbaik dari yang terbaik, menjadi orang yang terkeren dari yang lain, menjadi orang yang cantik dibanding yang lain, dan tujuan akhir adalah membuat orang lain terpana dan cemburu dengan kita.

Bahkan balas dendam yang terbaik yang bisa kulakukan adalah membuat orang lain cemburu, membuat orang lain merasa terkalahkan olehku, intinya menjadi lebih ‘besar’ dari mereka. Tapi apa mungkin bagiku? aku selalu merenungkannya? Meskipun aku berpikir bahwa aku harus berusaha ini dan itu, mengatakan dalam diriku dengan kerja keras pasti akan tercapai, sepertinya pada kenyataannya aku enggan berkerja keras untuk sesuatu yang tidak pasti. Banyak pikiran yang mengatakan meskipun aku bekerja keras, mustahil untukku berhasil. Ketika aku membandingkan diriku dengan orang lain, aku merasa tak akan berhasil, tak mungkin aku berhasil seperti dirinya. Pikiran singkatku adalah jalani hidup seperti biasa, tak perlu bekerja keras saat ini, toh umurku baru 16 tahun, masih ada puluhan tahun lagi untuk membuat diriku lebih bersinar dibanding orang lain. Ya, aku memilih untuk menjalani hidup tanpa banyak berpikir, mengikuti arus sungai yang ntah akan membawaku jatuh ke bawah atau membawaku bebas ke lautan luas.

Jumlah temanku tak lebih dari dua angka. Dan mungkin hanya satu orang yang mengenalku dengan baik, itupun karena kami bertemu di dunia maya. Billy itulah namanya. Bahkan aku tak bisa membohongi diriku, dirinya begitu rupawan; tinggi, postur tubuhnya gagah untuk anak seumuran kami, wajahnya bersih dan putih seperti wanita yang selalu melakukan perawatan tubuh. Mungkin itulah takdirnya, gen yang dikatakan berhasil membuat mahkluk yang hampir sempurna.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s